Tahi
Lalat
Cerpen
M Shoim Anwar (Media Indonesia, 19 Februari 2017)
M. Shoim Anwar lahir
di Desa Sambong Dukuh, Jombang, Jawa
Timur. Setamat dari SPG di kota kelahirannya (1984), dia melanjutkan ke Jurusan
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, IKIP Surabaya/Universitas Negeri Surabaya,
hingga memperoleh gelar doktor. Program S2 dan S3 diselesaikan dengan predikat
cumlaude.
Ada tahi lalat di
dada istri Pak Lurah itu kabar yang tersebar di tempat kami, Mereka
menyampaikan kabar itu dengan suara pelan, mendekatkan mulut ke telinga
pendengar, sementara yang lain memasang telinga lebih dekat ke mulut orang yang
sedang berbicara. Mereka manggut-manggut, tersenyum sambil membuat kode gerakan
menggelembung di dada dengan dua tangan, lalu menudingkan telunjuk ke dada
sendiri, sebagai pertanda telah mengerti. Teriakan itu memicu yang lain untuk
keluar rumah, lalu menuju pinggir jalan tempat aku lewat. Entah mengapa Pak
Lurah dan perangkatnya tak peduli dengan situasi itu. Pak Lurah justru tampak
akrab dan sering keluar bareng dengan mobil pengembang perumahan itu. Begitu
tanah-tanah yang strategis itu terlepas dari pemiliknya, Pak Lurah semakin gencar
membujuk yang lain dengan cara memanggilnya ke kantor kelurahan. Semakin
mendekati masa pendaftaran calon lurah, berita adanya tahi lalat di dada istri
Pak Lurah semakin santer. Pembicaraan tidak hanya tertumpu pada tahi lalat di
dada istri Pak Lurah, tapi meluas hingga sekujur tubuh istri Pak Lurah
ditelanjangi. Siapa pun yang mengetahui tahi lalat di tempat rahasia itu pasti
dia adalah orang yang punya hubungan khusus dengan istri Pak Lurah.
Warga yang tinggal di
tempat strategis, melalui perangkat desa Pak Bayan, dirayu untuk menjual
tanahnya dengan harga yang lumayan mahal. Begitu tanah-tanah yang strategis itu
terlepas dari pemiliknya, Pak Lurah semakin gencar membujuk yang lain dengan cara
memanggilnya ke kantor kelurahan. Sambil duduk di tanah, mereka menatap
rumah-rumah mewah, dengan badan kurus kurang gizi dan napas kembang kempis
digerogoti usia, mereka akan menuding sambil berkata, “Itu dulu tanah milik
saya. Semakin mendekati masa pendaftaran calon lurah, berita adanya tahi lalat
di dada istri Pak Lurah semakin santer. Pembicaraan tidak hanya tertumpu pada
tahi lalat di dada istri Pak Lurah, tapi meluas hingga sekujur tubuh istri Pak
Lurah ditelanjangi. Aku yakin Pak Lurah dan istrinya sudah mencium kasak-kusuk
di sekitarnya. Mungkin untuk mengamankan pencalonannya kembali sebagai lurah,
dia sengaja memilih diam dengan harapan pembicaraan itu akan menghilang dengan
sendirinya. Tidak penting apakah di dada istri Pak Lurah ada tahi lalatnya atau
tidak. Yang sangat rawan adalah, bila benar-benar ada, kok sampai ada yang
tahu? Siapa pun yang mengetahui tahi lalat di tempat rahasia itu pasti dia
adalah orang yang punya hubungan khusus dengan istri Pak Lurah. Bila
ditafsirkan lagi, perempuan itu sudah menjadi istri Pak Lurah saat menjalin
hubungan khusus dengan orang tadi.
Sambil duduk di
tanah, mereka menatap rumah-rumah mewah, dengan badan kurus kurang gizi dan
napas kembang kempis digerogoti usia, mereka akan menuding sambil berkata, “Itu
dulu tanah milik saya. Semakin mendekati masa pendaftaran calon lurah, berita
adanya tahi lalat di dada istri Pak Lurah semakin santer. Pembicaraan tidak
hanya tertumpu pada tahi lalat di dada istri Pak Lurah, tapi meluas hingga
sekujur tubuh istri Pak Lurah ditelanjangi. Aku yakin Pak Lurah dan istrinya
sudah mencium kasak-kusuk di sekitarnya. Mungkin untuk mengamankan
pencalonannya kembali sebagai lurah, dia sengaja memilih diam dengan harapan
pembicaraan itu akan menghilang dengan sendirinya. Tapi, dengan sikap diamnya
itu, aku curiga jangan-jangan pembicaraan itu benar adanya. Dari awal aku sudah
punya pikiran bahwa pembicaraan itu punya maksud lebih besar. Tidak penting
apakah di dada istri Pak Lurah ada tahi lalatnya atau tidak. Siapa pun yang
mengetahui tahi lalat di tempat rahasia itu pasti dia adalah orang yang punya
hubungan khusus dengan istri Pak Lurah. Bila ditafsirkan lagi, perempuan itu
sudah menjadi istri Pak Lurah saat menjalin hubungan khusus dengan orang tadi.
Didalam kehidupan
nyata tersebut bahwa kita dalam memilih pemimpin tersebut haruslah memilih
pemimpin yang amanah dan tidak boleh mempentingkan suatu urusan pribadi yang
dibawa ke ranah publik Kepemimpinan merupakan salah satu faktor terpenting
dalam kemajuan dalam melayani masyarakat karena berhasil tidaknya tersebut
sangat bergantung pada kepemimpinan dan kepribadian pemimpin dalam organisasi
tersebut.Kalimat pemimpin mengandung makna, dan kalimat ini mengandung kalimat
yang membentuk, menginstruksikan atau mengatur, menginstruksikan, dan
menunjukkan atau mempengaruhi. Dalam cerpen ini istri kepala desa memiliki tahi
lalat di kepalanya, dan berita menyebar ke sekitar kami. Mereka membisikkan
pesan, mendekatkan mulut ke telinga pendengar, sementara yang lain mendekatkan
telinga ke telinga pendengar yang mana bahwa istrinya tersebut telah
memanfaatkan jabatan yang dimiliki oleh sang pak lurah tersebut selain itu
dalam pembicaraan tersebut tidak hanya tertumpu pada tahi lalat di dada istri
Pak Lurah, tapi meluas hingga sekujur tubuh istri Pak Lurah ditelanjangi dalam
permasalahan lain di masyarakat yang tinggal di lokasi
strategis dibujuk untuk menjual tanahnya dengan harga yang cukup mahal. Begitu
tanah strategis dibebaskan dari pemiliknya, lurah semakin meyakinkan orang lain
untuk memanggilnya ke kantor kelurahan. Mereka duduk di tanah, menatap rumah
besar, tubuh kurus mereka yang kekurangan gizi dan nafas yang telah ditelan
seiring bertambahnya usia yang ini membuat warga semakin menderita dalam
kebijakan seorang pemimpin yang hanya mementingkan pribadinya diatas golongan
yang ada.
Pembicaraan tidak
hanya terfokus pada tahi lalat di dada istri kepala desa, tetapi juga meluas ke
telanjang. tubuh istri kepala desa. Saya yakin kepala desa dan dia istrinya
mencium rumor yang beredar di sekitarnya. Mungkin untuk memastikan bahwa dia
dicalonkan kembali sebagai kepala desa, dia sengaja memilih untuk diam,
berharap pembicaraan itu akan menghilang dengan sendirinya. Mereka duduk di
tanah, menatap rumah besar, tubuh kurus mereka yang kekurangan gizi dan nafas
yang telah ditelan seiring bertambahnya usia, mereka akan menunjuk jari mereka
dan berkata, "Itu tanah saya. Atas pendaftaran kepala desa yang Dekat
dengan Harapan Sebelum haid, kabar tahi lalat pada istri kepala desa semakin
marak. Saya yakin kepala desa dan dia istrinya mencium rumor yang beredar di
sekitarnya. Mungkin untuk memastikan bahwa dia dicalonkan kembali menjadi
kepala desa, dia sengaja memilih untuk diam, berharap percakapan itu akan
hilang pada Namun, dalam keheningan itu, saya curiga percakapan itu mungkin
benar. Dari awal, saya pikir dialog itu lebih bermakna. Karena bahwa amanah
rakyat tersebut telah menjadi sebuah janji seorang pemimpin. Bahwa dalam agama
Islam amanah tersebut sangat sekali harus diterapkan untuk dilaksanakan seorang
pemimpin Tidak hanya perlu untuk menentukan siapa yang berkuasa, tetapi juga
untuk menentukan apakah ajaran Islam itu lurus. Oleh karena itu, sebagai orang
percaya, kita harus secara selektif mengidentifikasi pemimpin agar pilihan
mereka tidak salah. Tugas menjaga dan mengatur kekuasaan, hak dan kewajiban
pemimpin. Ini karena kekuasaan yang telah diserahkan kepadanya merupakan
tanggung jawab yang harus ia lakukan dengan benar.

No comments:
Post a Comment